Penyakit Sariawan (stomatitis aphtosa)

Penyakit Sariawan (stomatitis aphtosa) – Penyakit sariawan bukan lagi kondisi yang jarang terjadi, hampir setiap orang pernah mengalami sariawan. Sariawan yang memiliki istilah lain stomatitis aphtosa adalah kondisi dimana dinding mulut di infeksi. infeksi pada dinding mulut akan menjadi suatu luka dan menimbulkan rasa sakit atau nyeri baik ketika diam atau pun pada makan. penyakit sariawan memang kondisi yang tidak serius, meskipun begitu sariawan yang parah tidak membuat nyaman mulut. sariawan yang parah bisa ada banyak luka pada dinding mulut sehingga rasa sakit yang muncul akan lebih terasa. Semua orang bisa berpotensi mengalami penyakit sariawan, sebab sariawan berpotensi terjadi oleh siapa pun tanpa mengenal usia, terutama pada seseorang yang tidak menjaga kesehatan mulutnya dengan baik, sehingga mudah untuk di infeksi oleh siapa pun. penyakit sariawan bisa bertahan sesaat saja, atau juga ada yang jangka lama tergantung tingkat keparahan penyakit sariawan yang dialami. normalnya kurang dari seminggu penyakit sariawan akan kembali membaik.

Penyebab Penyakit Sariawan (stomatitis aphtosa)

sariawann

Penyebab utama penyakit sariawan (stomatitis aphtosa) adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur. jamur dari jenis Candida albicans menginfeksi dinding mulut sehingga mengakibatkan suatu lupa pada mulut. normalnya di dalam mulut pun terdapat jamur, tetapi hanya sedikit tetapi di kondisi tertentu pertumbuhan jamur meningkat sehingga bisa menyebabkan adanya penyakit sariawan. Penyebab utamanya memang dikarenakan adanya infeksi jamur, meskipun begitu ada faktor pemicu penyakit sariawan (stomatitis aphtosa) yang lainnya juga seperti dibawah ini :

  • Kebersihan mulut yang tidak terjaga dengan baik. pertumbuhan jamur pada mulut dapat di picu oleh kebersihan mulut yang tidak terjaga dengan baik. karena jika jarang membersihkan mulut bukan hanya akan memicu adanya plak gigi saja tetapi juga memicu adanya penyakit sariawan.
  • Sistem kekebalan tubuh yang menurun, selain dikarenakan kebersihan mulut yang juga diperhatikan, penyakit sariawan (stomatitis aphtosa) pun juga bisa muncul karena disebabkan oleh kekebalan tubuh yang menurun sehingga lebih rentan untuk di infeksi oleh apa pun.
  • Penggunaan antibiotik dalam jangka waktu lama dan dosis tinggi, seta kortikosteroid untuk penderita asma.
  • Penggunaan gigi palsu dengan ukuran tidak pas atau yang tidak dibersihkan secara teratur. gigi palsu juga harus dirawat dengan baik karena jika jarang dibersihkan juga bisa meningkatkan risiko untuk di infeksi, dan hal lainnya bisa dikarenakan ukuran gigi palsu yang kurang pas sehingga dapat membentur dinding mulut yang akan menjadi luka dan menyebabkan penyakit sariawan (stomatitis aphtosa).
  • Penggunaan obat-obatan yang dapat menurunkan produksi air liur. Infeksi dari bakteri atau pun jamur pun akan lebih rentan pada saat air liur tidak di produksi dengan normal atau lebih sedikit, sehingga bisa menyebabkan penyakit sariawan (stomatitis aphtosa).
  • Memiliki penyakit atau kondisi kesehatan yang rentan mengalami sariawan, seperti HIV/AIDS, kanker, diabetes, atau infeksi
  • Perubahan hormon saat hamil.
  • Kekurangan gizi, misalnya vitamin B 12 atau zat besi.faktor pemicu penyakit sariawan di akibatkan oleh kurangnya asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.
  • faktor pemicu penyakit sariawan (stomatitis aphtosa) karena merokok. racun dari rokok akan menyebabkan kesehatan mulut tidak baik.
  • Menjalani kemoterapi dan radioterapi. Penurunan kekebalan tubuh bisa karena sedang menjalani pengobatan seperti kemoterapi sehingga penyakit sariawan (stomatitis aphtosa) pun lebih rentan terjadi.
  • Mulut kering karena penggunaan obat atau kondisi memiliki penyakit tertentu.

Gejala Penyakit Sariawan (stomatitis aphtosa)

Jika ada infeksi pada dinding mulut yang disebabkan oleh jamur dan menyebabkan penyakit sariawan (stomatitis aphtosa) maka akan ada gejala sariawan yang akan dirasakan juga. dibawah ini beberapa kondisi dimana ketika menderita penyakit sariawan (stomatitis aphtosa) :

  • Rasa tidak nyaman dalam mulut.
  • Luka berwarna putih yang biasa muncul di lidah atau dinding mulut.
  • Perdarahan ringan yang terjadi jika luka tersebut tergores.
  • Sensasi terbakar pada mulut.
  • Bagian dalam mulut dan tenggorokan memerah dan terasa perih sehingga sulit menelan saat makan.
  • Kulit di bagian sudut mulut pecah-pecah atau kemerahan (khususnya pada pengguna gigi palsu).
  • Demam saat sariawan menyebar hingga ke kerongkongan.

Mengobati Penyakit Sariawan (stomatitis aphtosa)

Jika dibiarkan tanpa pengobatan, jamur yang menyebabkan sariawan tersebut dapat menyebar ke organ tubuh lain, seperti paru-paru, hati, dan kulit. tetapi, hal ini  lebih banyak terjadi pada penderita kanker, HIV, atau kondisi lain yang menyebabkan sistem kekebalan menurun. Maka dari itu dibawah ini beberapa cara untuk mengobati penyakit sariawan (stomatitis aphtosa) :

  • Untuk mengobati penyakit sariawan (stomatitis aphtosa) bisa dengan menggunakan vitamin c. konsumsi vitamin c bisa membantu mengatasi infeksi jamur pada dinding mulut, untuk itu bisa konsumsi buah jeruk atau air jeruk agar penyakit sariawan dapat teratasi dengan cepat.
  • Minum air putih lebih banyak juga bisa membantu mengobati penyakit sariawan (stomatitis aphtosa) sebab bakteri atau pun jamur di dalam mulut akan berkurang ketika minum. Bukan hanya minum air putih bisa juga dengan minum jus dan berkumur dengan air garam.
  • Mengobati penyakit sariawan (stomatitis aphtosa) dengan menjaga kebersihan mulut dengan baik. (By:RM)

Penyakit Sariawan (stomatitis aphtosa)

Cara Pemesanan Obat Penyakit Sariawan

Mengatasi Sariawan & Panas Dalam Serta Merevitalisasi Sel-Sel Tubuh Yang Rusak

Harga Obat Penyakit Sariawan

Obat Penyakit Sariawan

Harga Obat Sariawan 1 botol = Rp.115.000,-/botol

Cara Pemesanan Obat Sariawan :

SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Super Green Plus Obat Sariawan, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )


=====================================

>>> Obat Herbal Sariawan Untuk Mengatasi Sariawan Terus Menerus dan Panas Dalam, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Sariawan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.